loading...

HEADLINE

RANGKAIAN G/30/S/HPI MEMBAWA SEMANGAT BARU DUNIA LITERASI KOMUNITAS SASTRA DI KAWASAN CIPUTAT


(Warta Simalaba, Tangerang)

Deklarasi Hari Puisi Indonesia di ranah Tangsel telah diadakan di Ciputat pada 30 September 2017 tepatnya di Café Insomniak  dekat Fakultas Adab dab Humaniora  UIN Syarif Hidayatullah . Acara ini juga dikenal dengan G/30/S/HPI guna lebih mudah diingat para pegiat satra zaman saat ini. 

Bermula dari memperingati  Hari Puisi Indonesia yang hakikatpuncaknya berada di Taman Ismail Marzuki. Dimana kegiatan ini  telah berlangsung sejak 2013 lalu yang diselenggarakan oleh yayasan Hari Puisi Indonesia . Kegiatan ini biasanya  diisi parade baca puisi dan berbagai kegiatan yang dimeriahkan para penyair dari seluruh Indonesia. Dan  pada dasarnya sebelum malam puncak , para pegiat sastra sudah banyak yang merayakan di berbagai daerahnya masing-masing.  Hari Puisi Indonesia 2017 sudah memasuki tahun kelima dalam perayaannya.  Tahun ini diadakan pada 1-4 Oktober silam. 

  ”Rekam Kata Untuk Indonesia” sebuah tema yang diangkat di Hari Puisi Indonesia yang pertama kali  diadakan di Ciputat ini penuh dengan  rangkaian acara pembacaan puisi  sekaligus launching tiga  buku  yakni “End Of  Story”  oleh Ratih Purnama Sari, “Titik Koma”  oleh Reza bachtiar atau Eza Azamy, “Kamuflase Langit” Oleh Nila Munasari dan “Mazhab Rindu” Oleh Zham Sastera. 

Sedangkan  diskusi susatra oleh bung Imam Budiman dari pegiat Rusa Besi , Juga musikalisasi puisi yang dibawakan oleh Ketua Komunitas Pecinta sastra Pandeglang kang Zham Sastera.


Acara yang berkonsep santai tapi asyik ini sengaja memilih pelataran café sebagai wadahnya. Menurut Nila Munasari selaku ketua Keluarga Pecinta Sastra Ciputat , acara ini akan menjadi suplemen yang luar biasa dalam menambah khazanah kesusastraan, mempererat silaturahmi para pegiat sastra dan literasi juga menjadi ajang untuk terus menghidupkan puisi dan mempuisikan kehidupan.





Rangkaian G/30/S/HPI disambut hangat oleh komunitas-komunitas sastra  disekitar Ciputat  antara lain: FLP Ciputat, Lentera Sastra, www. Nyarung.in, Kalistra, Keystra,  KPS Pandeglang, KPS Banten. Sedangkan dari komunitas lain juga tak kalah saing meramaikan HPI,  yakni  Komunitas Permahi atau Persatuan Mahasiswa hukum Indonesia yang tak kalah  antusias menyemarakkan  dan membacakan bait-bait puisi pada malam puncak HPI Ciputat.

(Liputan Nila Munasari)


Tidak ada komentar