loading...

HEADLINE

AWAS_WASPADAI ANCAMAN HIV DI SEKITAR KITA




Human Immodefisiensi Virus atau kita lebih mengenalnya dengan sebutan HIV adalah virus yang  masih menjadi momok yang mengerikan di seluruh belahan dunia karena sampai sekarang ini belum ditemukan penawarnya, sejauh ini obat yang diberikan hanya untuk menahan laju perkembangan virus agar statusnya tidak jatuh menjadi AIDS.
Ketika masuk ke dalam tubuh virus yang satu ini bekerja dengan cara yang mematikan menyerang dan merusak sistem kekebalan seseorang hingga tubuh kehilangan kemampuan untuk melindungi diri dari berbagai paparan virus dan bakteri. Jika hal tersebut terus berlanjut maka seseorang akan jatuh dalam status AIDS (Acquired immuno deficiensi syndrome) yang mana pada fase tersebut seseorang akan mengalami atau menderita sekumpulan gejala infeksi yang disebut infeksi oportunistik.
Infeksi oportunistik adalah infeksi yang disebabkan oleh organisme yang pada orang dengan kekebalan tubuh yang baik tidak menyebabkan penyakit akan tetapi akan sangat berbahaya pada penderita HIV karena bisa berakibat fatal dan berujung pada kematian.
Pada banyak kasus penderita bahkan tidak menyadari jika sudah terinfeksi virus tersebut,merasa biasa biasa saja karena tidak ada perubahan yang berarti di dalam tubuh sehingga ketika mencari bantuan pengobatan seringkali sudah jatuh pada stadium berat.
Semua orang dapat beresiko untuk terkena HIV bahkan petugas yang memberi pertolongan medis sekalipun. Adapun HIV yang dapat ditularkan melalui beberapa jalur yaitu  :
1. Cairan darah seperti transfusi darah dengan produk yang sudah tercemar HIV, pemakaian jarum suntik yang bergantian dikalangan pemakai narkoba atau pemakaian jarum suntik yang berulang kali dan tidak steril pada kegiatan imunisasi, tindik dan juga pembuatan tatto.
2. Cairan vagina dan sperma dengan cara kontak sexual baik oral, anal maupun vaginal
 3.  Ibu hamil yang  HIV positif kepada bayi yang dikandungnya baik ditularkan melewati placenta, persalinan normal dan ASI yang diberikan.
Maraknya penyakit masyarakat seperti pemakai narkoba dan tindakan asusila yang terjadi di sekeliling kita seperti pergaulan bebas, LGBT dll membuat angka kasus ini semakin meroket tajam dari tahun ke tahun, sampai saat ini kasus infeksi HIV dengan nilai tertinggi ditemukan di DKI Jakarta (46.758) Jawa Timur (33.043) Papua(25.586) Jawa Barat(24.650) dan Jawa Tengah(18.038)
Data Direktorat Jendral Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit menyebutkan sejak ditemukan pertama kali di Provinsi Bali pada tahun 1987 hingga sekarang HIV telah menyebar di 407 kabupaten/kota dari 507 kabupaten di seluruh wilayah Indonesia, kasus HIV yang dilaporkan periode Januari sd Maret 2017 sebanyak 10.376 dengan perbandingan ratio  2 : 1 laki laki lebih banyak terkena dari wanita dengan factor resiko tertinggi pada hubungan sex beresiko pada LSL(lelaki sex lelaki).
Data tersebut adalah perhitungan di atas kertas yang dihimpun berdasarkan laporan kasus yang diterima, diperkirakan jumlah yang sebenarnya jauh melebihi angka terebut karena masih banyak penderita HIV diluar sana yang belum melaporkan diri dan siap mencari korban baru.
Masih berani bermain main dan menganggap enteng dengan penyakit yang satu ini? Mari kita lindungi diri dan keluarga dari ancaman virus HIV dengan prilaku hidup sehat dan membentengi kehidupan dengan berpegang teguh pada nilai nilai agama. (R Tia)

Tidak ada komentar